Home Tadabbur Syukur dan Kufur Nikmat (Tadabbur Surat Al-Insan/76 ayat 3)

Syukur dan Kufur Nikmat (Tadabbur Surat Al-Insan/76 ayat 3)

Allah Azza Wa Jalla berfirman:

إِنَّا هَدَيۡنَٰهُ ٱلسَّبِيلَ إِمَّا شَاكِرٗا وَإِمَّا كَفُورًا 

Terjemahnya:

“Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang kafir” (QS. 76: 3)

Perhatikan perkataan شَاكِرٗا  dan  كَفُورًا (bersyukur dan kufur).

Tadabbur Ayat:

  1. Di ayat ini Allah Jalla Wa A’la tidak mengatakan syakura (bentuk mubalaghah-bermakna sangat) karena syukur kepada Allah tidak bisa ditunaikan secara sempurna, sehingga tidak patut diungkapkan dengan shigah mubalaghah.   
  2. Sedangkan untuk kekufuran, Allah Jalla Wa A’la menggunakan kata kafuuraa  dengan bentuk mubalaghah-bermakna sangat kufur. Karena manusia bisa melakukan kekufuran secara sempurna, seperti Abu lahab dan Fir’aun.
  3. Sekecil apapun kekufuran di tengah banyaknya nikmat Allah yang diberikan kepada seseorang akan menjadi pengingkaran besar terhadap nikmat tersebut.

Sumber: Liyaddabbaruu Aayaatih, hal. 289 dengan sedikit tambahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here